Prospek dan Keuntungan Dalam Budidaya Tanaman Hidroponik

 

Pertanian menyangkut sebagian besar kehidupan masyarakat dalam suatu Negara, karena sebagian besar (di atas 50%) masyarakat di Indonesia merupakan petani, dan 100% masyarakatnya membutuhkan dan mengkonsumsi produk pertanian. Oleh karena itu pembangunan pertanian yang menyangkut harkat masyarakat terbanyak dari suatu negara, berhak mendapatkan prioritas. Oleh karena itu pembangunan pertanian dalam satu negara mengharuskan diprioritaskan dengan sangat serius. Jika tidak, maka dampak negatif dalam jangka panjang akan sangat luas (Sutjipta, 2008).

Budidaya tanaman secara hidroponik memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan budidaya secara konvensional, yaitu pertumbuhan tanaman dapat di kontrol, tanaman dapat berproduksi dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi, tanaman jarang terserang hama penyakit karena terlindungi, pemberian air irigasi dan larutan hara lebih efisien dan efektif, dapat diusahakan terus menerus tanpa tergantung oleh musim, dan dapat diterapkan pada lahan yang sempit (Susila, 2013).

Salah satu cara untuk menghasilkan produk sayuran yang berkualitas tinggi secara kontinyu dengan kuantitas yang tinggi pertanamannya adalah budidaya dengan sistem hidroponik. Pengembangan hidroponik di Indonesia cukup prospektif mengingat beberapa hal sebagai berikut, yaitu permintaan pasar sayuran berkualitas yang terus meningkat, kondisi lingkungan/ iklim yang tidak menunjang, kompetisi penggunaan lahan, dan adanya masalah degradasi tanah (Rosliani, 2005).

Seperti yang kita ketahui untuk tanaman tertentu teknik hidroponik lebih ekonomis dan menguntungkan daripada tanaman yang ditanam di tanah. Dengan menggunakan hidroponik, kita dapat memperoleh hasil yang lebih banyak dalam yang lebih sedikit daripada pertanian tradisional.

Ada beberapa keuntungan menggunakan teknik hidroponik sebagai berikut (Susilawati, 2019) :

a.       Produk lebih banyak per unit permukaan dan kualitas lebih baik dalam waktu yang lebih singkat, hal ini berarti produktivitas yang lebih besar.

b.       Produk hidroponik lebih bersih dan segar dari pada produk tradisional. Hal ini memungkinkan untuk mendapatkan harga yang lebih baik.

c.       Produk dapat dihasilkan pada waktu yang tepat, artinya kita dapat meningkatkan produksi pada saat-saat tertentu ketika kurang pasokan ataubila ada permintaan yang lebih besar dengan harga dan kualitas yang terbaik.

d.       Produk hidroponik lebih sehat dikarenakan jarang menggunakan pestisida. Biasanya kebanyakan hama dan penyakit akibat kontak langsung dengan tanah.

e.       Tanaman hidroponik tumbuh dengan nutrisi atau larutan hara yang tersedia sehingga tanaman lebih kuat. Hal ini membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit.

f.        Selain itu, petani hidroponik lebih suka menggunakan alam atau pengendalian biologis untuk mencegah atau menangani masalah hama dan penyakit.

YuliusSatya-Atlantians

i am 13 years old, a am have a round face, black eyes, and short. I like playing computer games,,, my favorite game is : GTA, Atlantica, C & C, etc. I am not diligent, but i smart, hahaha

Post a Comment

Previous Post Next Post